Sinergikan Media Organisasi, KIM DPP LDII Sarasehan dengan KIM LDII Klaten
Klaten — Dalam rangka memperkuat sinergi sekaligus meningkatkan kapasitas bidang Komunikasi, Informasi, dan Media (KIM), DPD LDII Kabupaten Klaten menggelar sarasehan bersama narasumber dari KIM DPP LDII. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Sekretariat DPD LDII Kabupaten Klaten, Rabu (28/1/2026).
Sarasehan menghadirkan dua narasumber dari KIM DPP LDII, yakni Rully Kuswahyudi dan Ludhy Cahyana. Kegiatan ini diikuti Dewan Penasehat DPD LDII Kabupaten Klaten KH Saparman, Ketua DPD LDII Klaten Sigit Winoto, sekretaris dan bendahara DPD LDII Klaten, serta puluhan anggota KIM dari PC LDII se-Kabupaten Klaten.
Ketua DPD LDII Kabupaten Klaten, Sigit Winoto, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kehadiran KIM DPP LDII yang bersedia berbagi ilmu dan pengalaman kepada KIM LDII se-Kabupaten Klaten. Ia berharap sarasehan ini dapat meningkatkan keaktifan serta kapasitas seluruh anggota KIM, khususnya dalam pengelolaan publikasi media online dan media sosial.
“Melalui sarasehan ini, kami berharap anggota KIM semakin terampil dan aktif dalam menyampaikan informasi positif tentang LDII, baik melalui media online maupun media sosial,” ujar Sigit Winoto.
Dalam paparannya, Rully Kuswahyudi menegaskan bahwa saat ini merupakan era digital yang menuntut setiap anggota KIM untuk terus berbenah dan meningkatkan kompetensi. Menurutnya, kemampuan memproduksi dan mengelola media online serta media sosial menjadi kebutuhan penting dalam menyampaikan informasi dan dakwah di era sekarang.
“Media sosial saat ini menjadi salah satu sumber utama masyarakat dalam mencari informasi dan melakukan profiling, terutama bagi generasi Z. Banyak waktu mereka dihabiskan dengan mengakses media sosial, sehingga ini menjadi peluang besar bagi KIM untuk menyebarkan informasi positif dan dakwah yang menyejukkan,” jelas Rully.
Ia juga mengingatkan pentingnya kebijaksanaan dalam menggunakan gawai. Sambil memegang telepon genggamnya, Rully menyampaikan pesan reflektif, “HP ini bisa menjadi setan gepeng, tetapi juga bisa menjadi malaikat rahmat. Semua tergantung pada bagaimana kita menggunakannya,” pungkasnya.
Melengkapi paparan tersebut, Ludhy Cahyana menekankan bahwa anggota KIM harus mampu menjadi teladan bagi generasi Z dan kaum milenial dalam bermedia sosial. Ia menilai, KIM tidak hanya bertugas mempublikasikan kegiatan LDII, tetapi juga berperan memberikan edukasi tentang etika dan kebijaksanaan dalam bermedia sosial.
“KIM harus bisa memberi contoh dan pemahaman kepada generasi muda, mana konten yang pantas dibagikan dan mana yang tidak. Gen-Z itu kritis sekaligus rentan, sehingga perlu dirangkul dengan pendekatan yang bijak dan persuasif,” ujar Ludhy.
Ia berharap anggota KIM LDII Klaten dapat merangkul generasi muda secara halus agar semakin bijak bermedia sosial, bahkan terdorong untuk terlibat aktif sebagai pegiat media sosial yang menyebarkan nilai-nilai positif.
Melalui sarasehan ini, DPD LDII Kabupaten Klaten menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas publikasi dan peran dakwah digital, seiring perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat. (Rizal PM)
