Ramadan 1447 H, Dapur Warga Jadi Pusat Kebersamaan: Wanita LDII Troketon Hidupkan Semangat Gotong Royong
2 mins read

Ramadan 1447 H, Dapur Warga Jadi Pusat Kebersamaan: Wanita LDII Troketon Hidupkan Semangat Gotong Royong

LDII KLATEN | Pedan – Ramadan 1447 H/2026 M menjadi momentum mempererat persaudaraan bagi warga PAC LDII Troketon. Bukan sekadar agenda buka puasa bersama, kegiatan yang digelar pada Sabtu, 28 Februari 2026 ini menghadirkan nilai kebersamaan yang lebih mendalam melalui proses memasak bersama di dapur rumah warga dukuh Tandan desa Troketon, Pedan, Klaten.

Sejak siang hari, dapur rumah H. Karjono berubah menjadi pusat aktivitas sosial. Para Wanita LDII bergotong royong menyiapkan menu berbuka dengan penuh semangat dan kekompakan. Ada yang memotong bahan, mengolah masakan, hingga menyiapkan kemasan hidangan. Semua dilakukan dengan sukarela, mencerminkan budaya saling meringankan yang terus dijaga.

Kegiatan ini menunjukkan bahwa kebersamaan tidak lahir secara instan di meja makan, melainkan tumbuh dari proses kerja sama dan keikhlasan sejak awal persiapan. Nilai gotong royong sebagai ciri khas bangsa Indonesia terus dipupuk oleh Majelis Taklim Masjid Nurul Huda bersama warga sekitar dan LDII Troketon.

Menjelang waktu berbuka, hidangan yang telah disiapkan bersama kemudian dibawa ke pelataran Masjid Nurul Huda untuk dinikmati dalam suasana penuh kehangatan. Rangkaian kegiatan ditutup dengan sholat Magrib berjamaah, menambah kekhidmatan suasana Ramadan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dewan Penasehat PAC LDII Troketon, Sriwidodo, beserta jajaran pengurus dan tokoh pemuda LDII yang sejak sore membantu mempersiapkan kelancaran acara. Kolaborasi antara kaum ibu dan pemuda memperlihatkan sinergi lintas generasi yang harmonis.

Sriwidodo menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh warga yang telah berkontribusi.

“Terima kasih kepada warga yang sudah menyumbangkan sebagian rezekinya untuk kegiatan buka bersama ini. Dan juga terima kasih kepada seluruh warga yang telah turut mempersiapkan acara ini dengan maksimal. Semoga sinergi LDII dengan warga terus terjalin dengan baik dalam bingkai persatuan dan kesatuan menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Ramadan bukan hanya menjadi bulan ibadah secara personal, tetapi juga menjadi ruang memperkuat solidaritas sosial. Dari dapur sederhana hingga pelataran masjid, nilai kebersamaan dan gotong royong tumbuh subur, memperkokoh persatuan warga Troketon. (Rizal PM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *